Daftar isi
Ikuti Patricia Alegsa di Pinterest!
Misteri “Wanita yang Berteriak”
Imagina bertemu dengan sebuah mumi yang tampaknya terjebak dalam jeritan abadi. Ini terdengar seperti sesuatu yang diambil dari film horor, bukan?
Teknologi baru, pengungkapan baru
Un grupo de peneliti, dipimpin oleh profesor Sahar Saleem, telah menggunakan teknologi mutakhir, seperti tomografi komputer dan spektroskopi inframerah, untuk mengungkap rahasia dari momia ini.
Selain itu, analisis ini mengungkapkan bahwa wanita tersebut berusia sekitar 48 tahun pada saat kematiannya dan menderita berbagai kondisi kesehatan. Namun yang paling mengejutkan adalah penemuan bahwa tidak ada sayatan yang dilakukan untuk membalsem.
Sekilas tentang perdagangan pemakaman
Lo que realmente me fascina de este descubrimiento es cómo muestra la sofisticación del comercio en el antiguo Egipto.
Penggunaan bahan-bahan ini bukan hanya untuk aroma; mereka berfungsi sebagai pengawet, membantu menjaga keawetan tubuh. Jadi, sementara kamu berpikir bahwa momifikasi hanyalah urusan membungkus dan menyegel, kejutan! Ada seluruh proses kimia di balik ini.
Lebih dari sekadar teriakan, sebuah warisan
La “Wanita yang Berteriak” bukan hanya kasus terpisah. Rambutnya yang diwarnai dengan henna dan enebro, dipadukan dengan wig yang dibuat dari pohon kurma, menunjukkan bahwa keinginan akan kecantikan dan usia muda sama pentingnya pada masa itu seperti sekarang ini.
Sampai tahun 1998, mumi ini tetap berada di Sekolah Kedokteran Kasr Al Ainy di Kairo, di mana banyak studi dilakukan tentangnya. Saat ini, warisannya tetap hidup, dipamerkan di Museum Metropolitan di New York.
Jadi, apa pendapatmu? Apakah kamu merasa bahwa Mesir kuno memiliki lebih banyak rahasia daripada yang kita pikirkan? Beri tahu saya ide-ide kamu!