Daftar isi
Ikuti Patricia Alegsa di Pinterest!
Menjadi tidak sabar dapat menyebabkan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari kita: mulai dari kesulitan tidur, hingga pertengkaran dengan pasangan atau rekan kerja.
Orang yang tidak sabar membebani diri dengan tugas-tugas dan kadang-kadang tidak menyelesaikan satu pun, yang akhirnya membawanya ke dalam kekecewaan.
Bagaimana Ketidak Sabar Terungkap
1. Perlu mengontrol segalanya
Mereka perlu mengontrol lingkungan dan situasi di sekitar mereka.
Ini menimbulkan kecemasan atau ketidaknyamanan umum karena tidak mungkin mengontrol dunia di sekitar kita.
2. Memiliki toleransi yang rendah terhadap frustrasi
Mereka perlu melihat hasil segera! Mereka tidak bisa menunggu dan hal ini membuat mereka kehilangan ketenangan.
Mereka selalu memikirkan situasi di masa depan. Masalahnya adalah bahwa mereka tidak fokus pada saat ini dan memikirkan masalah mental yang mungkin tidak akan terjadi.
Ini membuat orang yang tidak sabar melewatkan peluang, tidak tahu tugas mana yang harus diprioritaskan. Hal ini menimbulkan stres besar karena mereka merasa harus melakukan banyak hal dalam waktu yang singkat.
Sekadar saran, saya sarankan Anda juga membaca artikel ini:
10 metode untuk mengurangi stres dalam kehidupan modern
Kecepatan tidak selalu negatif
Permasalahannya adalah, pada beberapa orang, kegelisahan menjadi kronis, sehingga mempengaruhi kehidupan mereka dalam segala hal.
Untuk memulai, kegelisahan menghasilkan kecemasan yang besar. Bisa terjadi bahwa tidak ada yang pernah membuat si gelisah merasa puas, yang pada akhirnya menghasilkan ketidakbahagiaan.
Ingin hasil segera bisa membuat kita terus-menerus merasa kecewa, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Apakah Anda merasa terkait dengan aspek apapun yang terkait dengan kegelisahan? Apakah Anda pernah melihat pola perilaku yang berulang dalam diri Anda?
Saya sarankan juga untuk membaca:
Cara mengatasi ketakutan akan masa depan: kekuatan dari sekarang
Bagaimana Mengatasi Rasa Tidak Sabar
Jika tips yang saya berikan tidak efektif setelah 4 atau 5 minggu, saya sarankan Anda mencari bantuan seorang psikolog yang akan membantu Anda.
Ya! Saya jamin bahwa mindfulness adalah salah satu praktik terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa tidak sabar: saya pribadi bisa mengatasi kecemasan saya dengan praktik ini.
Cari teknik mindfulness di YouTube, Spotify, dll. Mereka akan membantu Anda untuk rileks dan lebih hadir, berhenti terlalu banyak memikirkan masa depan.
Pernapasan adalah salah satu kunci terpenting di sini.
Anda perlu menetapkan tujuan yang lebih realistis, dapat dicapai, membaginya menjadi langkah-langkah yang lebih kecil.
Dengan begitu, Anda akan tetap termotivasi dan kurang cemas dengan hasilnya.
Pelajari untuk menerima bahwa beberapa hal membutuhkan waktu dan usaha. Daripada fokus pada menunggu, carilah cara untuk memanfaatkan waktu tersebut secara produktif atau menyenangkan.
Misalnya, Anda dapat mencoba belajar hal baru (memainkan gitar atau piano, menyanyi, berpidato), melakukan kegiatan yang merilekskan (berjalan, berkebun, mendengarkan musik) atau sekadar menikmati momen sekarang.
Penting untuk "memutuskan" rasa tidak sabar: lakukan kegiatan apa pun yang mengalihkan Anda dari rutinitas, agar rasa tidak sabar bukanlah penggerak hidup Anda.
Praktikkan relaksasi. Saya sarankan yoga, tetapi Anda juga dapat meditasi atau, seperti yang saya tulis sebelumnya, mencoba dengan pernapasan yang lebih lambat.
Perhatikan pikiran apa yang muncul di pikiran Anda saat Anda merasa tidak sabar: catat mereka di selembar kertas atau di komputer. Tulis juga apa yang membawa Anda pada pikiran itu (bagaimana ide itu muncul) dan perasaan apa yang dihasilkannya.
Setelah Anda mulai mengidentifikasi pikiran-pikiran ini, Anda harus mulai menggantinya dengan pikiran yang lebih positif dan realistis. Meskipun tidak percaya, ini berhasil. Ini berhasil untuk saya.
Sekali lagi, jika Anda tidak dapat meredakan kecemasan dan rasa tidak sabar Anda, saya sarankan mencoba dengan seorang psikolog yang melakukan terapi perilaku, yang merupakan terapi terbaik untuk menyelesaikan jenis perilaku ini.
Anda dapat terus membaca lebih lanjut dengan artikel lain ini:
10 tips efektif untuk mengatasi kecemasan dan gugup