Daftar isi
Ikuti Patricia Alegsa di Pinterest!
Selama musim ketika influenza, virus sinsitial pernapasan (VRS), SARS-CoV-2, dan virus lainnya lebih banyak beredar, wajar jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara memperkuat daya tahan tubuh. Zinc serta vitamin C dan D memiliki fungsi penting, tetapi ada hal yang perlu diperjelas: tidak ada suplemen yang dengan sendirinya dapat mencegah infeksi atau menggantikan vaksin, kebersihan, maupun perawatan medis.
Manfaat zinc bagi sistem kekebalan tubuh
Bayangkan zinc sebagai seorang pendamping yang membantu mengoordinasikan respons pertahanan tubuh. Mineral ini berperan dalam pembentukan dan fungsi berbagai sel imun. Zinc juga terlibat dalam penyembuhan luka, sintesis protein, dan banyak proses dalam tubuh.
Anda dapat menemukannya dalam daging, makanan laut, telur, produk susu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang pohon. Pola makan yang beragam biasanya dapat memenuhi kebutuhan banyak orang. Namun, beberapa pola makan yang ketat, masalah pencernaan tertentu, atau tahap kehidupan tertentu dapat meningkatkan risiko kekurangan.
Mengonsumsi zinc secara berlebihan tidak akan terus-menerus meningkatkan daya tahan tubuh. Sebaliknya, dosis tinggi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan keluhan pencernaan dan mengganggu keseimbangan mineral lain. Zinc juga dapat berinteraksi dengan beberapa obat.
Vitamin C: fungsi antioksidan dan sumber makanan
Vitamin C berkontribusi pada fungsi normal sistem kekebalan tubuh dan bertindak sebagai antioksidan. Selain itu, vitamin ini berperan dalam pembentukan kolagen serta membantu menjaga kulit dan jaringan lain yang berfungsi sebagai penghalang pelindung agar tetap dalam kondisi baik.
Vitamin C terdapat dalam buah sitrus, kiwi, stroberi, jambu biji, paprika, tomat, brokoli, serta buah dan sayuran lainnya. Menyertakan beragam warna dalam menu makan Anda adalah cara sederhana untuk meningkatkan asupannya.
Meskipun sering dipromosikan sebagai perlindungan langsung terhadap pilek, tidak ada jaminan bahwa mengonsumsi dosis besar dapat mencegah Anda jatuh sakit. Pada sebagian orang, kelebihan vitamin C dapat menyebabkan diare, nyeri ulu hati, atau sakit perut.
Vitamin D dan daya tahan tubuh: mengapa penting
Vitamin D tidak hanya berperan bagi kesehatan tulang dan otot. Vitamin ini juga membantu mengatur respons kekebalan tubuh. Tubuh dapat memproduksinya melalui paparan sinar matahari, meskipun kemampuan ini berbeda-beda bergantung pada musim, usia, warna kulit, tempat tinggal, dan kebiasaan sehari-hari Anda.
Vitamin D juga diperoleh dari ikan berlemak, kuning telur, dan makanan yang diperkaya. Jika Anda jarang menghabiskan waktu di luar ruangan atau mencurigai adanya kekurangan, tenaga profesional dapat menilai riwayat kesehatan Anda dan, bila diperlukan, meminta pemeriksaan laboratorium. Tidak dianjurkan mengonsumsi dosis tinggi tanpa pengawasan, karena vitamin D dapat menumpuk di dalam tubuh.
Untuk lebih memahami hubungan antara cahaya alami, istirahat, dan kesejahteraan, Anda juga dapat membaca tentang manfaat sinar matahari pagi.
Kapan suplemen mungkin diperlukan?
Suplemen dapat bermanfaat ketika terdapat kekurangan yang telah terkonfirmasi, asupan makanan yang tidak mencukupi, kesulitan penyerapan, atau rekomendasi khusus dari tenaga profesional. Saat sedang sakit, mengalami demam, atau kehilangan nafsu makan, asupan makanan dapat berkurang untuk sementara, tetapi hal itu tidak berarti semua orang perlu mengonsumsi suplemen.
Sebelum membeli suatu produk, periksa dosisnya dan hindari menggabungkan beberapa suplemen yang mengandung nutrisi yang sama. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika Anda sedang hamil, memiliki penyakit kronis, sedang mengonsumsi obat, atau berniat menggunakannya dalam jangka waktu panjang.
Kebiasaan untuk memperkuat daya tahan tubuh setiap hari
Tidak semuanya berada di dalam kapsul. Kebiasaan harian Anda membentuk dasar tempat sistem kekebalan tubuh bekerja:
- Makanlah secara beragam, dengan buah, sayuran, protein, kacang-kacangan, dan lemak sehat.
- Tidurlah dengan jadwal yang teratur dan usahakan agar istirahat Anda benar-benar memulihkan.
- Gerakkan tubuh dengan intensitas yang sesuai bagi Anda.
- Kelola stres melalui jeda sejenak, pernapasan, kontak sosial, dan aktivitas yang menyenangkan.
- Selalu perbarui langkah-langkah pencegahan yang direkomendasikan sesuai situasi Anda.
Jika Anda merasa kelelahan tidak membaik meskipun sudah tidur, artikel tentang kelelahan ekstrem dan kurang energi ini dapat membantu Anda memahami kemungkinan penyebab dan tanda-tanda kapan perlu berkonsultasi.
Merawat diri tidak mengharuskan Anda melakukan semuanya dengan sempurna. Mulailah dengan perubahan kecil: tambahkan satu buah pada sarapan Anda, berjalan kaki selama beberapa menit, atau pulihkan satu jam waktu tidur. Konsistensi biasanya lebih melindungi daripada solusi instan. Dan jika Anda memiliki gejala yang menetap atau keraguan mengenai kemungkinan kekurangan nutrisi, carilah arahan profesional sebelum memulai suplemen apa pun.