Daftar isi
Ikuti Patricia Alegsa di Pinterest!
Siklus Tidur dan Fasenya
Cada malam, tubuh manusia menjalani siklus tidur yang terbagi dalam berbagai tahap, yang dikenal sebagai siklus tidur-jaga. Proses ini mencakup fase tidur non-REM (gerakan mata non-cepat) dan REM (gerakan mata cepat) yang terus diulang.
Saya terbangun pada pukul 3 pagi. Apa yang bisa saya lakukan untuk kembali tidur?
Pentingnya Tidur Dalam
El sueño profundo tidak hanya merujuk pada jumlah jam istirahat, tetapi juga fokus pada kualitasnya.
Tidur dalam kondisi mendalam juga berperan sebagai pelindung bagi kesehatan kognitif. Penelitian dari Universitas California di Berkeley menunjukkan bahwa fase ini dapat berfungsi sebagai "faktor cadangan kognitif", yang membantu melindungi terhadap penyakit yang terkait dengan demensia.
Saya menyelesaikan masalah tidur saya dalam 3 bulan: saya akan memberitahu Anda bagaimana saya melakukannya
Fungsi Tidur REM
La fase REM sama pentingnya, karena bertanggung jawab atas pemrosesan emosional. Selama tahap ini, otak mengelola dan memproses pengalaman emosional yang dialami sepanjang hari.
Tidur menjadi tantangan seiring bertambahnya usia, mengapa?
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur
Sebagian besar orang membutuhkan 7 hingga 8 jam tidur per malam, dengan 25% dari waktu tersebut didedikasikan untuk tidur dalam dan 25% lainnya untuk REM. Namun, kebutuhan ini dapat bervariasi tergantung pada usia dan faktor individu lainnya. Seiring bertambahnya usia, jumlah tidur dalam yang kita butuhkan cenderung menurun, yang dapat meningkatkan risiko masalah kognitif.
Pentingnya tidur untuk menghindari kecemasan