Sebuah tren baru yang disebarkan oleh influencer nutrisi telah menimbulkan pertanyaan: apakah makan telur rebus dengan cangkangnya benar-benar bermanfaat bagi kesehatan? Meski bagian luarnya mengandung kalsium, menelannya secara utuh bukanlah kebiasaan yang umum ataupun selalu aman.

Seperti dapat dilihat dalam video yang disertakan di bawah, influencer Juan Manuel Martino (Instagram: juan_manuel_martino) tampak memakan telur rebus tanpa mengupas cangkangnya.

Dalam unggahannya, ia menyarankan untuk mengunyahnya dengan sangat baik dan menjelaskan bahwa telur tersebut direbus selama lebih dari 15 menit. Namun, merebus telur tidak otomatis menjadikan cangkangnya sebagai makanan yang sesuai untuk semua orang.

Apakah berbahaya makan telur dengan cangkangnya?



Cangkang telur dapat sulit dikunyah dan dicerna. Pecahannya yang keras atau tajam berpotensi melukai mulut, tenggorokan, atau saluran pencernaan. Ada pula risiko tersedak, terutama jika potongan besar tertelan.

Hal penting lainnya adalah kebersihan. Permukaan telur dapat bersentuhan dengan mikroorganisme, termasuk bakteri Salmonella. Proses pemasakan yang matang sangat mengurangi risiko tersebut, tetapi tidak menghilangkan masalah lain yang berkaitan dengan tekstur, kontaminasi saat penanganan, atau jumlah yang dikonsumsi.

Karena itu, meniru tantangan yang dilihat di media sosial tanpa mengetahui kondisi kesehatan, riwayat, dan pola makan orang yang melakukannya bukanlah ide yang baik. Sebuah praktik yang menjadi viral tidak berarti memiliki dasar nutrisi atau cocok untukmu.

Jika kamu tertarik memperbaiki pola makan, kamu juga dapat membaca Menurunkan berat badan dengan diet Mediterania? Para ahli menjawab pertanyaanmu.

Berapa banyak kalsium yang terkandung dalam cangkang telur?



Cangkang telur terutama tersusun dari kalsium karbonat. Karena alasan ini, sebagian orang menganggapnya sebagai sumber mineral ini yang murah. Namun, mengenali komposisinya adalah satu hal, sedangkan merekomendasikan untuk memakannya secara utuh adalah hal yang sangat berbeda.

Kalsium adalah mineral yang paling melimpah di dalam tubuh dan berperan dalam banyak fungsi. Beberapa yang paling penting adalah:


  • Kesehatan tulang dan gigi: membantu menjaga struktur tulang dan gigi. Pola makan yang memadai, olahraga, serta nutrisi lain juga memegang peranan mendasar.

  • Fungsi otot: berperan dalam kontraksi dan relaksasi otot.

  • Pembekuan darah: berpartisipasi dalam mekanisme yang membantu mengendalikan perdarahan.

  • Transmisi saraf: membantu sinyal bergerak antara otak dan berbagai bagian tubuh.

  • Aktivitas enzim: turut membantu berbagai reaksi biokimia yang diperlukan agar tubuh berfungsi.



Semua ini menjelaskan mengapa kita membutuhkan kalsium, tetapi tidak membuktikan bahwa kita harus mendapatkannya dengan menggigit cangkang telur. Selain itu, mengonsumsi lebih banyak daripada yang diperlukan tidak memberikan manfaat tambahan dan dapat menimbulkan masalah dalam keadaan tertentu.

Untuk mengetahui cara lain menjaga pola makan, artikel ini tentang cara mengendalikan kolesterol dengan kacang-kacangan dan pola makan sehat dapat membantu.

Bubuk cangkang telur: apakah alternatif yang aman?



Ada suplemen yang dibuat dari cangkang telur yang telah diproses dan digiling. Produk ini tidak boleh disamakan dengan olahan rumahan: biasanya produk tersebut melalui pemeriksaan yang bertujuan mengurangi kontaminan, menstandarkan jumlah kalsium, dan menghasilkan partikel yang sangat halus.

Menggiling cangkang telur di rumah tidak menjamin bahwa cangkang tersebut bebas dari mikroorganisme, mencapai ukuran yang sesuai, ataupun memiliki dosis yang tepat. Bahkan setelah merebusnya selama beberapa menit, kesalahan dalam penanganan atau penyimpanan tetap dapat terjadi.

Jika kamu mempertimbangkan untuk mengonsumsi bubuk kalsium atau menggunakan suplemen, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi. Hal ini terutama penting jika kamu memiliki riwayat batu ginjal, penyakit ginjal, gangguan kalsium, atau sedang mengonsumsi obat-obatan. Tidak semua orang memerlukan suplemen.

Makanan kaya kalsium yang lebih aman



Kabar baiknya, kamu dapat memperoleh kalsium dari makanan sehari-hari tanpa menghadapi risiko menelan cangkang telur utuh. Beberapa pilihannya adalah:


  • Susu, keju, dan yoghurt.

  • Minuman nabati serta produk lain yang diperkaya kalsium.

  • Sarden atau salmon kalengan dengan duri lunak yang dapat dimakan.

  • Tahu yang dibuat dengan garam kalsium.

  • Brokoli, kale, dan sayuran berdaun hijau lainnya.

  • Kacang almond, biji chia, dan wijen.

  • Kacang arab, lentil, dan kacang-kacangan lainnya.

  • Buah ara kering.



Jumlah yang dapat dimanfaatkan tubuh berbeda-beda menurut jenis makanannya. Misalnya, beberapa sayuran mengandung zat yang sebagian menghambat penyerapan. Oleh sebab itu, lebih baik menerapkan pola makan yang beragam daripada bergantung pada satu sumber saja.

Dan jika masalahnya bukan memakannya, melainkan mengupas cangkangnya, artikel ini menjelaskan mengapa telur rebus sulit dikupas dan bagaimana mempermudahnya.

Apa yang perlu dilakukan sebelum mengikuti tren nutrisi



Sebelum mencoba saran viral, tanyakan kepada diri sendiri siapa yang merekomendasikannya, bukti apa yang disajikan, dan apakah risikonya disebutkan. Perhatikan juga apabila saran tersebut menjanjikan hasil luar biasa hanya dari satu jenis makanan. Nutrisi yang sesungguhnya biasanya tidak semenarik sebuah video, tetapi jauh lebih aman.

Makan telur rebus dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Sebaliknya, memakannya bersama cangkangnya menawarkan manfaat yang belum pasti dibandingkan dengan ketidaknyamanan dan risiko yang sebenarnya dapat dihindari. Jika kamu perlu meningkatkan asupan kalsium, carilah sumber makanan yang aman dan dapatkan panduan profesional sesuai kebutuhanmu. Kesejahteraanmu lebih berharga daripada tantangan apa pun di media sosial.