Daftar isi
Ikuti Patricia Alegsa di Pinterest!
Visi Baru Tentang Konsumsi Alkohol
En sebuah dunia di mana bersulang adalah kebiasaan sosial yang hampir suci, para peneliti telah memutuskan untuk berhenti sejenak dan mempertimbangkan kembali aturan permainan. Seberapa banyak alkohol yang dapat dikonsumsi tanpa menjadi tamu yang tidak diinginkan di ruang gawat darurat?
Para ilmuwan sedang menyesuaikan rekomendasi mereka tentang konsumsi alkohol, dan, spoiler alert: ini bukan berita baik bagi para penggemar pesta!
Sisi Gelap Alkohol
El consumo alkohol, bahkan dalam jumlah yang bisa dianggap "moderat", dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Apakah kamu tahu bahwa studi terbaru telah mengaitkan alkohol dengan berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara dan kolorektal?
Menurut penelitian, risiko kanker meningkat ketika melebihi rekomendasi satu minuman per hari. Dan untuk memberi perspektif, sebuah studi dari jurnal American Cancer Society mengungkapkan bahwa pada tahun 2019, alkohol bertanggung jawab atas sekitar 24.400 kematian akibat kanker di Amerika Serikat. Seperti yang akan mereka katakan di pertemuan Alcoholics Anonymous: langkah pertama adalah mengakui masalahnya!
Pedoman di Radar: Berapa Banyak yang Terlalu Banyak?
Las pedoman tentang konsumsi alkohol bervariasi dari satu negara ke negara lain, tetapi ada konsensus yang tampaknya muncul: lebih sedikit adalah lebih! Di Amerika Serikat, misalnya, disarankan agar pria tidak mengonsumsi lebih dari dua minuman per hari dan wanita tidak lebih dari satu.
Pedoman baru Kanada mengklasifikasikan konsumsi alkohol ke dalam berbagai tingkat risiko. Apakah itu terdengar rumit? Mari kita uraikan: hingga dua minuman per minggu dianggap berisiko rendah; dari tiga hingga enam, risiko moderat; dan tujuh atau lebih, risiko tinggi. Jadi, lain kali Anda berpikir untuk memesan "tambahan" di bar, mungkin Anda harus memikirkannya dua kali.
Strategi untuk Memoderasi Konsumsi
Jika kamu memutuskan bahwa alkohol akan tetap menjadi bagian dari kehidupan sosialmu, ada beberapa strategi yang dapat membantumu mengurangi risiko. Salah satu yang paling efektif adalah bergantian antara minuman beralkohol dan non-alkohol.
Namun, dampak alkohol tidak berhenti di situ. Apakah kamu tahu bahwa tubuh memetabolisme alkohol dengan mengubahnya menjadi asetaldehida, zat beracun yang dapat merusak DNA-mu?
Jadi, lain kali ketika kamu mengangkat gelasmu, tanyakan pada dirimu: apakah itu benar-benar sepadan? Mungkin sebuah toa untuk kesehatan, alih-alih untuk kelebihan, adalah jalan yang benar untuk diambil. Ingatlah bahwa moderasi adalah kunci, dan seperti yang dikatakan pepatah: "segala sesuatu yang berlebihan itu buruk". Selamat, tetapi dengan tanggung jawab!
Berlangganan horoskop mingguan gratis