Daftar isi
Ikuti Patricia Alegsa di Pinterest!
Dilema garam: Teman atau musuh?
La garam itu seperti rekan kerja yang kadang tidak bisa kamu toleransi, tetapi kamu tahu bahwa tanpa dia, proyek tidak akan maju. Garam sangat penting bagi tubuh manusia, karena natrium, salah satu komponennya, sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi saraf. Namun, hati-hati!, kelebihan dapat menjadikannya musuh utama kesehatanmu, terutama terkait dengan sistem kardiovaskular.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk tidak melebihi 2 gram natrium per hari, yang setara dengan sekitar 5 gram garam (satu sendok teh). Di sisi lain, Asosiasi Jantung Amerika (AHA) menyarankan untuk tidak melewati 2,3 gram natrium per hari, tetapi menekankan bahwa akan sangat baik untuk menjaganya pada 1,5 gram, terutama jika kamu memiliki hipertensi (Temukan diet DASH, kunci untuk mengontrol hipertensi).
Apakah kelebihan garam dalam dietmu?
Banyak negara berusaha melampaui batasan garam yang direkomendasikan, terutama karena konsumsi makanan olahan dan siap saji. Produk-produk ini seperti tetangga yang memutar musik dengan volume tinggi: kamu tidak menyadarinya sampai terlambat.
Selain hipertensi, mengonsumsi terlalu banyak garam dapat terkait dengan masalah kesehatan lainnya, seperti tukak lambung dan bahkan beberapa jenis kanker. Namun, seperti sepupu jauh yang selalu membawa cerita tentang UFO pada pertemuan keluarga, bukti tidak selalu konklusif.
Apakah kita harus takut pada garam?
Di sinilah debat menjadi lebih menggugah dibandingkan sup yang baik. Beberapa peneliti, seperti Profesor Franz Messerli dari Universitas Bern, tidak puas dengan rekomendasi saat ini. Mereka menyatakan bahwa rekomendasi tersebut mungkin terlalu ketat dan tidak mempertimbangkan perbedaan individu. Seperti mencoba menggunakan ukuran baju yang sama untuk semua orang!
Respons tubuh terhadap garam bervariasi antar individu. Misalnya, beberapa studi menunjukkan bahwa orang Afrika-Amerika memiliki prevalensi hipertensi yang lebih tinggi karena sensitivitas yang lebih besar terhadap natrium. Jadi, jika kamu memiliki riwayat keluarga hipertensi, mungkin kamu perlu lebih memperhatikan garam dalam dietmu.
Tips untuk mengurangi garam tanpa mengurangi rasa
¿Ingin mengurangi garam tanpa mengorbankan rasa? Itu lebih mudah daripada yang Anda pikirkan! Pertama, coba masak lebih banyak di rumah untuk mengontrol jumlah garam yang Anda gunakan. Rencanakan makanan Anda dan hindari camilan asin seolah-olah mereka adalah mantan Anda di sebuah pesta.
Jadi, apa yang telah kita pelajari hari ini? Garam itu penting, tetapi seperti dalam sebuah hubungan, terlalu banyak dari itu bisa menjadi racun. Jadi, lain kali ketika Anda akan mengambil garam, ingatlah: semua harus dengan moderasi, bahkan garam. Jantung Anda akan berterima kasih!