, fotografer dan model dari Singapura, telah menantang hukum penuaan, terlihat di usianya yang 58 tahun seolah-olah berusia 20.
Mantranya, “70% dari segalanya ada pada diet dan 30% lainnya pada olahraga”, mengungkapkan pentingnya pola makan seimbang yang dipadukan dengan rutinitas olahraga.
Melalui diet yang kaya protein dan pendekatan disiplin terhadap olahraga, Tan telah menemukan formula untuk menjaga fisik dan vitalitasnya yang mengesankan.
Rutinitasnya termasuk sarapan yang kaya terdiri dari enam
telur poché, oatmeal, madu, dan alpukat. Sepanjang hari, ia memilih makanan seimbang yang termasuk ayam, sayuran, dan ikan, memastikan untuk tidak melewatkan makanan utama.
Kuncinya, menurut Tan, terletak pada menikmati makanan sehat tanpa sepenuhnya melepaskan kesenangan, seperti es krim atau ayam goreng sesekali.
Dia bukan satu-satunya influencer yang telah kita bicarakan, Anda juga bisa membaca tentang
Bryan Jhonson dan tekniknya untuk hidup 120 tahun.
Pentingnya Tidur dan Sikap Mental
Tan menekankan pentingnya tidur yang baik, menegaskan bahwa “tidur lebih awal sangatlah berharga”. Istirahat yang baik tidak hanya meningkatkan produktivitas harian, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan umum yang lebih baik.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga sikap mental positif, dengan mempertimbangkan bahwa ini dapat menjadi penentu dalam perjalanan menuju gaya hidup sehat.
Sikap mental memainkan peran krusial dalam rutinitas kesejahteraannya, memungkinkannya menghadapi setiap hari dengan energi dan tekad.
“Sikap mental memainkan peran penting dalam menentukan jalan yang harus diambil seseorang,” sorot Tan, mencerminkan komitmennya terhadap kehidupan yang seimbang.
Mencapai kesejahteraan mental melalui yoga
Olahraga: Kunci Kebugaran Tubuh
Desde muda, Tan telah terlibat dalam binaraga, sebuah aktivitas yang menjadi "pengawet" alami baginya.
Ia melakukan latihan kekuatan empat kali seminggu, menggabungkan latihan komposit seperti squat dan pull-up, yang memungkinkannya untuk melatih beberapa kelompok otot secara efisien.
Strategi ini tidak hanya mengoptimalkan waktu latihannya, tetapi juga memaksimalkan pembakaran kalori dan berkontribusi pada pengembangan massa otot.
Selain regimen angkat bebannya, Tan juga menggabungkan latihan kardiovaskular dalam rutinnya, memastikan keseimbangan yang tepat antara kekuatan dan daya tahan. Kombinasi praktik ini telah menjadi fundamental untuk mempertahankan bentuk tubuhnya yang terukir dan energinya.
Contoh latihan berdampak rendah Pendekatan Holistik terhadap Kesejahteraan
Más allá de la dieta y el ejercicio, Chuando Tan enfatiza la importancia de una vida disciplinada y la hidratación constante.
Meski pernah mencoba botox sekali, ia memutuskan untuk tidak melanjutkan prosedur tersebut, lebih memilih untuk menjaga kesehatan mental dan emosionalnya.
Seiring mendekati usia 60, Tan tetap berkomitmen pada kesejahteraannya, menolak label muda dan mengingatkan bahwa, pada akhirnya, ia hanyalah orang biasa. Kisahnya adalah pengingat bahwa umur panjang dan vitalitas dapat dicapai melalui pilihan yang sadar dan pendekatan holistik terhadap kesehatan.